
BEM PTNU – Ahmad Baha’ur Rifqi selaku Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara merespon kritikan yang di lontarkan oleh salah satu anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM yang mengatakan presiden Jokowi adalah alumni yang memalukan dan sangat menjijikan, orang nomor satu di Aliansi mahasiswa BEM PTNU Se-Nusantara tersebut berpendapat bahwa kritik yang di lontarkan oleh keanggotan BEM tersebut tidaklah mencerminkan orang yang berpendidikan.
“Untuk kritik di negara demokrasi ya sah-sah saja, toh konstitusi kita juga menjamin prihal kebebasan berpendapat, cuma masalahnya kritik tersebut di sampaikan dengan baik atau tidak, jangan sampai di tahun pemilu ini, ada kritik yang kurang berbobot hanya untuk kepentingan tertentu dan membuat Gaduh masyarakat Indonesia” .
Senada dengan hal tersebut Gangga Listiawan Selaku Direktur Sospolhukam BEM PTNU Se-Nusantara beranggapan bahwa isu yang di bawa oleh kenggotaan BEM tersebut masih jauh dari subtansi dan belum bisa membedakan Hubungan, tugas dan wewenang antar lembaga negara.
“ saya pribadi sangat menyayangkan kritik yang di lontarkan oleh keanggotan BEM dari salah satu kampus tersebut, Secara kajian mereka juga belum bisa membedakan hubungan, tugas, dan wewenang antar lembaga negara, di perparah lagi tidak ada problem solving yang di tawarkan dalam argumentasi tersebut, saya khawatir jika narasi tersebut di teruskan, akan menimbulkan konflik di tengah masyarakat,apalagi negara kita akan menghadapi tahun pemilu 2024”
Editor : Muhammad Ikhsanurrizqi






Leave a Reply